<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339</id><updated>2011-09-12T16:54:01.421+08:00</updated><category term='jalan'/><category term='catatan koas'/><category term='artikulatio'/><category term='jamkesmas'/><category term='MER-C'/><category term='Catatan asrama. persahabatn'/><category term='catatan perjalanan. Indonesia timur'/><category term='mesjid'/><category term='Catatan'/><category term='Medica'/><category term='Maluku'/><category term='inspirasi'/><category term='Gani'/><category term='persahabatan'/><category term='kepergian'/><category term='Selamat datang'/><category term='fk unhas'/><category term='jamkesda'/><category term='papua'/><category term='pohon'/><category term='save palestina'/><category term='kenangan'/><category term='jihad'/><category term='Klinik MER-C'/><category term='perjalanan'/><category term='labuang baji'/><category term='doa'/><category term='kamar bersalin'/><category term='Jazirah'/><category term='luwuk banggai'/><category term='Misi kemanusiaan'/><category term='Aceh'/><category term='tsunami'/><category term='miskin'/><category term='sahabat'/><category term='Catatan asrama. persahabatan'/><category term='catatan perjalanan'/><category term='hikmah'/><title type='text'>Di Pelosok Pengabdian</title><subtitle type='html'>Sejuta pengalaman, ilmu dan kebijaksanaan yang diperoleh selama pengembaraan kita di atas muka bumi ini, tidaklah berarti bila tidak dibagi dan disebarkan pada insan lainnya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>halfian</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://images.halfian.multiply.com/image/8/photos/10/1200x120/99.jpg/c3960634.jpg?et=00U%2CpY9nEu1HHoIBfVQPvA'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-6807070515910880600</id><published>2011-07-07T23:18:00.004+08:00</published><updated>2011-07-08T00:39:29.360+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikulatio'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fk unhas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepergian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Selamat Jalan Sahabat; `Artikulatio 00` untuk dr. Naila Karina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-rtQgMJs4irc/ThXVo2rO5gI/AAAAAAAAANM/jl3bopc0Mcc/s1600/sahabat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 102px; height: 137px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-rtQgMJs4irc/ThXVo2rO5gI/AAAAAAAAANM/jl3bopc0Mcc/s200/sahabat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626638207317632514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat terbaik, lagi mendahului kita, setelah sekian tahun yang silam dr Risnawati Hasanuddin berangkat lebih awal, berapa hari yang lalu, sebuah kabar yang kembali menghentak, kabar duka yang tak terduga kembali singgah tiba-tiba. Seorang sahabat (dr. Naila karina) telah tiada, ia pulang dan tak akan lagi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa dulu kita pernah datang bersama-sama, dalam rombongan anak-anak muda yang energik, penuh semangat dan gairah kepada masa depan yang indah. Singgah di rumah besar tempat belajar, tumbuh, dan menemukan diri. Di rumah itu kita membesarkan harapan dan cita-cita bersama, yang melebur kita menjadi kawan, sahabat bahkan saudara. Sejak saat itu hingga selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itulah yang membuat kami seolah tak ingin percaya, walau kenyataan tak mengizinkan untuk berandai-andai. Layaknya  baru saja kemarin kenangan-kenangan itu berlalu yang sepertinya  semuanya indah. Kami tahu tugasmu telah usai, kini pengabdianmu telah tunai. Engkau berangkat dalam perjalanan yang  insyaAllah indah, meninggalkan lubang yang tak tergantikan  dalam bilik hati kami yang jauh. Seperti sebuah rangkaian bangunan yang saling menggenapkan dan mengindahkan, tak lebih dan tak kurang, kehilangan sebuah bagiannya niscaya menyisakan ruang kosong tak terisi dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kemudian jalan pengabdian membuat kita berpencar berjauh-jauhan, kita tahu bahwa jarak sebenarnya tak cukup kuat untuk merapuhkan tautan itu, sebab sejatinya kekitaan kita terletak pada kesamaan gerak  menanggung cita –cita dan jalan panjang pengabdian. Dikarena itulah kami kehilangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan ada banyak kawan yang turut berkabung dan menguntai doa-doa terindah, namun kiranya kamilah yang merasa lebih layak berduka  sebagai sahabat dan saudara yang telah bererat hati bersama-sama dalam ikatan ‘artikulatio 00’ kedokteran Unhas. Selamat jalan sahabat terbaik…Semoga menjadi kepulangan yang indah. Rahmat Allah untukmu..amin.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Akhirnya kami juga harus kembali menyegarkan kesadaran, bahwa kematian sungguh tak mengenal usia, ia bahkan tak jarang datang dalam ranumnya masa muda. Lalu kami  hanya menanti giliran, akan menyusul engkau yang telah berangkat lebih awal.-n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinrang, 20 Mei 2011-19.58&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-6807070515910880600?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/6807070515910880600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/07/selamat-jalan-sahabat-artikulatio-00.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6807070515910880600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6807070515910880600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/07/selamat-jalan-sahabat-artikulatio-00.html' title='Selamat Jalan Sahabat; `Artikulatio 00` untuk dr. Naila Karina'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-rtQgMJs4irc/ThXVo2rO5gI/AAAAAAAAANM/jl3bopc0Mcc/s72-c/sahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-6014202452319184355</id><published>2011-06-18T18:34:00.001+08:00</published><updated>2011-06-18T18:37:50.799+08:00</updated><title type='text'>Renungan jas putih</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2qxgc0mFPgg/Tfx-zldzRkI/AAAAAAAAAu8/XO8dLQlLdEM/s1600/jas.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://3.bp.blogspot.com/-2qxgc0mFPgg/Tfx-zldzRkI/AAAAAAAAAu8/XO8dLQlLdEM/s320/jas.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kawan, jas putih yang disandang bukan untuk membusungkan dada dan berbangga diri, tapi sebagai pertanda dan pengingat untuk selalu merendahkan hati, dan mengabdi pada sesama dengan penuh cinta dan ketulusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski cobaan banyak tetap tersenyumlah dan hindari mengeluh, dengan begitu darma baik kita akan bermanfaat bagi sesama dan semesta dan tentu saja bagi diri pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah sesama apapun latar belakangnya, bahkan bila ia adalah orang yang menyakiti dan memusuhi kita dengan sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah mahluk yang beraneka ragam demi merawat dunia dan kelestariannya bagi generasi pelanjut kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cinta&amp;nbsp; berarti kita melestarikan keluhuran peradaban dan budi pekerti manusia. Berhentilah melestarikan kebencian. Carilah pintu maaf dalam lubuk hati, sekecil apapun ia, bukalah lebar-lebar. Damai akan merasuk dan membahagiakan yang kemudian akan menular pada sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari dalam diri sendiri, sebab dari sanalah kebahagiaan sejati berasal. Hanya orang berbahagia yang membuat dunia ini menjadi tentram dan damai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-6014202452319184355?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/6014202452319184355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/06/renungan-jas-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6014202452319184355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6014202452319184355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/06/renungan-jas-putih.html' title='Renungan jas putih'/><author><name>halfian</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://images.halfian.multiply.com/image/8/photos/10/1200x120/99.jpg/c3960634.jpg?et=00U%2CpY9nEu1HHoIBfVQPvA'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-2qxgc0mFPgg/Tfx-zldzRkI/AAAAAAAAAu8/XO8dLQlLdEM/s72-c/jas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-5515773803608258215</id><published>2011-06-02T16:55:00.001+08:00</published><updated>2011-06-02T16:59:04.180+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luwuk banggai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mesjid'/><title type='text'>Mesjid Terluas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-_w2_mh8qqug/TedQzeL0jPI/AAAAAAAAANA/_SaHeNg9J1Q/s1600/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 192px; height: 122px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-_w2_mh8qqug/TedQzeL0jPI/AAAAAAAAANA/_SaHeNg9J1Q/s200/sujud.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613544305746808050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah berkelana kawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan kuceritakan padamu tentang mesjid yang hebat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luasnya adalah ukuran benua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menaranya menjulang di ketinggian Himalaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisinya tak kan kau dapatkan dari tempatmu berdiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamannya adalah permata hijau hutan tropis yang rimbun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kolam yang biru nan indah dijuluki Pasifik yang tersambung ke Atlantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halamanya coklat berhambur pasir Sahara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya adzan bersambung-sambung dari subuh hingga subuh kembali tak berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berwudhulah di tempat  pilihanmu, pada mata air, kelok-kelok sungai atau pada telaga yang jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersujudlah di atasnya sesukamu, sebab Tuhan akan mendengar doamu di mana saja engkau meminta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah tempat yang hebat sungguh, setiap tempatmu bersujud adalah mesjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luwuk-Banggai, 18 Februari 2011. 19.01&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-5515773803608258215?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/5515773803608258215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/06/mesjid-terluas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/5515773803608258215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/5515773803608258215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2011/06/mesjid-terluas.html' title='Mesjid Terluas'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-_w2_mh8qqug/TedQzeL0jPI/AAAAAAAAANA/_SaHeNg9J1Q/s72-c/sujud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-7811563281135165409</id><published>2010-09-13T16:22:00.002+08:00</published><updated>2010-09-13T16:28:44.526+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Medica'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan asrama. persahabatan'/><title type='text'>Berangkatlah...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TI3gqM7CNwI/AAAAAAAAAMo/csBg0n4kA10/s1600/berangkat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TI3gqM7CNwI/AAAAAAAAAMo/csBg0n4kA10/s200/berangkat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516312134226687746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berangkatlah kawan…jangan berdiam lebih lama, jejaki tanah-tanah yang jauh, di tanah  yang asing, tempat yang bahkan namanya tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Jangan berikan rasa ragu pada langkah itu, bebaskan ia mengalir, seperti arus yang merindukan lautan, bergerak tak gamang dan tanpa rasa takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlulah khawatir, sebab di sana teriknya  tak berbeda dengan hangat mentari yang menggantung di langit kita  setiap hari di sini, angin dan badainya akan menjadi kenangan suka duka  mengharukan yang akan membuatmu menjadi lebih kuat, orang-orangnya akan  menjadi sahabat dan saudaramu yang baru, tempat berbagi dan menyerap pelajaran tentang  makna persaudaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan kerinduan, kepada orang-orang tercinta, orang tua, guru, para sahabat, atau siapapun mereka yang telah mengambil tempat di hati terdalam?   Satu dua hari mungkin ia akan mengganggumu, ini memang sangat manusiawi kawan. Tapi berikutnya  engkau akan terbangun pada sebuah pagi dengan tekad  yang sadar bahwa karya harus segera di mulai. Dan setelah itu kerinduanmu akan berubah menjadi doa-doa yang kuat. Menjelma menjadi nyala yang membakar semangatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan itu akan engkau temukan saripati kehidupan, ketika hadir pada kenyataan hidup yang sesungguhnya, melihat sendiri, mendengarkan sendiri, dan ikut merasakan sendiri tanpa perantara sebagaimana  apa yang  mereka rasakan, larut bersama mereka yaitu orang-orang  yang paling berhak  atas amanat yang tersemat  di pundak kita. Akan engkau temukan bahwa hidup ini jauh lebih pelik dari yang  pernah dibicarakan buku-buku teks terlengkap sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa  gembirailah persinggahan-persinggahanmu, pada riak gelombang, pundak-pundak bukit sampai ceruk sungai yang jauh, ataukah jalan yang mengular di padang sabana yang luas, nikmati semua, dan temukan  hikmah di sana, di setiak jejakmu, pada tanah, laut, angin atau orang-orangnya, temukan padanya makna bersayap-sayap yang akan membawamu semakin meninggi ke maqam kearifan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah untuk merebut mimpi dan menggenapkan serpihan takdirmu, sekaligus  membumikan ilmu dan pengabdian, di perjalanan itu engkau juga pada akhirnya akan mengerti bahwa salah satu pintu memasuki  kebahagiaan hidup yaitu melalui ketulusan berbagi dan memberi. Bahwa kebahagiaan adalah apa yang kita rasakan di dalam diri ketika bisa membuat orang lain berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dari tempat-tempat yang jauh itu, engkau pun akan membagi cerita tentang pengalaman, tentang semangat dan idealisme yang tak boleh surut, atau tentang apa saja yang akan menjadi saksi bahwa di bawah matahari selalu ada anak muda yang siap mengabdi untuk kemanusiaan.-n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Untuk seorang kawan yang segera  memulai jalan pengabdiaanya di  sebuah kota di  timur tenggara, Manggarai NTT.  Salama’ki dottoro&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-7811563281135165409?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/7811563281135165409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/09/berangkatlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/7811563281135165409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/7811563281135165409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/09/berangkatlah.html' title='Berangkatlah...'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TI3gqM7CNwI/AAAAAAAAAMo/csBg0n4kA10/s72-c/berangkat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-4919942848772824483</id><published>2010-07-14T09:46:00.000+08:00</published><updated>2010-07-14T09:49:15.234+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pohon'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>Pohon Di Tepi Jalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Xd4kEUcI/AAAAAAAAAMI/atpTm4YQAJE/s1600/pohon.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 149px; height: 92px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Xd4kEUcI/AAAAAAAAAMI/atpTm4YQAJE/s200/pohon.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493572922629181890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin seperti pohon di tepi jalan, tumbuh ia dari benih unggulan, berasal dari hutan yg jauh, bijinya diterbangkan oleh burung pengelana, lalu jatuh ke semak tak bertuan, pada sebuah tanah yg dipilihkan Tuhan. Beranjak besar ia oleh asuhan alam, diguyur hujan dan di panggang matahari, musim telah membimbingnya menjadi kuat, akarnya menukik ke pusat gravitasi, batangnya kokoh seperti pilar istana, dahan rantingnya layaknya tangan-tangan yang berdoa gemulai menghadap ke langit. Sekali dua kali ia patah, namun ia tak menyerah, berganti dahan yang lebih indah dan lebih kuat. Daun-daunnya rimbun bergoyang seperti bernyanyi, lebih tepatnya berdzikir; bertasbih memuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin seperti pohon di tepi jalan, bebas berdiri berdamai dengan kehidupan, menghirup udara yang bersih, menghisap air dan saripati yang suci. Merdeka tanpa seteru dan sengketa. Bersahabat dengan siapa saja. Bila hujan datang ia tahu bahwa itu sumber kebaikan, bila kemarau tiba ia sadar itu kesempatan untuk belajar bertahan, bila badai berkunjung ia mengerti alam hendak mengajarnya menjadi kuat, bila petir menyambar ia paham saatnya belajar tentang keteguhan dan keberanian. Bahwa setiap kehendak Tuhan datang dengan sebuah alasan, datang untuk membawa kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin seperti pohon di tepi jalan, bersyukur dan berbahagia atas kehidupan. Senang bila burung berkunjung, gembira bila musafir berteduh, tak mengusik serangga yang membuat sarang pada rantingnya. Hadir ia untuk memberi manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi kehidupan. Akar dan kulitnya adalah obat, dahan dan rantingnya serba guna, daunnya menjadi pabrik oksigen yg begitu penting, bunganya adalah hiasan, juga buahnya lezat bukan mainan. Bahkan bila mati pun ia kembali menjadi pupuk bagi alam. Ia adalah sumber inspirasi kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin seperti pesan ayahanda Abu Bakar As Siddiq; " Hiduplah engkau seperti pohon yg tumbuh di tepi jalan, dilempari ia dengan batu, lalu dibalasnya dengan buah." Bagaimana denganmu kawan?-n&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-4919942848772824483?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/4919942848772824483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/07/pohon-di-tepi-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/4919942848772824483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/4919942848772824483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/07/pohon-di-tepi-jalan.html' title='Pohon Di Tepi Jalan'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Xd4kEUcI/AAAAAAAAAMI/atpTm4YQAJE/s72-c/pohon.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-2915073934137630904</id><published>2010-05-10T11:46:00.000+08:00</published><updated>2010-07-14T09:58:54.999+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Medica'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gani'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan asrama. persahabatn'/><title type='text'>Catatan Anak Asrama; Selamat Datang Bang...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Z1r9z-1I/AAAAAAAAAMQ/_5Il6Yg-y-0/s1600/gani.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 161px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Z1r9z-1I/AAAAAAAAAMQ/_5Il6Yg-y-0/s200/gani.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493575530587618130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini hanyalah catatan lepas tentang seorang laki-laki yang telah bersahabat dengan kerasnya tempaan kehidupan, yang masa kecilnya dihabiskan bermain diantara padang dan ilalang tanah Bima, beranjak besar diantara sawah dan ladang bawang yang menghijau. Berteman dan berlarian bersama kuda-kuda liar Sumbawa. Kisah hidupnya adalah perjalanan yang mengharukan, narasi tentang perjuangan dan semangat hidup yang sangat mengagumkan, tak mudah patah dan tak mengenal kata mengeluh. Hingga saya berpikir sungguh layak suatu waktu kelak memuat perjalanan hidupnya dalam sebuah buku.&lt;br /&gt;Saya mulai mengenalnya dengan dekat ketika bergabung menjadi warga Asrama Medica, seorang laki-laki berperawakan kecil dengan warna kulit coklat menjelang gelap, di awal masuk asrama hampir tak pernah lepas memakai sarung merah jambu motif kotak-kotak khas Bima, bertelanjang dada dan sangat gemar berteriak dengan suara khas yang sangat terkenal di asrama. Yang entah berapa lama kemudian berubah penampilan menjadi laki-laki yang sangat santun dalam berpakaian, berkemeja rapi yang ujung dimasukkan ke dalam celana, digenapkan dengan kacamata minus dan sepatu kulit di semir halus, mungkin ingin menjiwai penampilan layaknya anak kedokteran sejati.&lt;br /&gt;Laki-laki yang kemudian bagi saya tak hanya menjadi seorang teman asrama, tapi sekaligus menjadi sahabat, saudara bahkan tempat berguru tentang banyak hal. Walau tak pernah menjadi teman satu kamar namun sangat sering tidur berbagi bantal dan kasur dengannya. Sekian tahun bersamanya, suka duka, canda tawa dan teriakan khasnya, dan juga petuah-petuahnya saat berdiskusi dan juga bersenda gurau adalah kenangan indah yang selalu lekat dan tak terlupakan. Sedih adalah perasaan waktu itu, ketika ia harus pulang ke kotanya, di sebuah pulau yang jauh di bagian timur tenggara nusantara. Menyempurnakan pengabdian di sana, di tanah lahirnya.&lt;br /&gt;Lama tak terdengar berita, ketika tugas memintanya mengabdi di pelosok yang jauh, di bawah bayang-bayang gunung Tambora yang legendaris itu. Seperti tertelan kesunyian di sana, tempat yang tak terjangkau signal-signal telekomunkasi mutakhir. Walau sempat kemudian terdengar kabar bahwa tempat tugasnya di amuk gempa dan rumah dinasnya ikut rubuh, tapi ia tak ingin berajak dari tempat itu meski tim evakuasi telah tiba, ia memilih untuk bertahan membantu sebisanya para korban yang tersisa.Ternyata Ia masih keras kepala seperti yang dulu, lelaki berperawakan kecil dengan semangat menolong sebesar gunung.&lt;br /&gt;Ini mengingatkan pada sebuah ekspedisi pada bencana longsor dan banjir di Sinjai Sulawesi selatan tahun 2006 yang silam dibawah bendera PKPU. Menyusuri pegunungan Sinjai barat mendekati perbatasan Gowa berjalan kaki melewati reruntuhan longsor sekian hari tanpa perlengkapan memadai dan makanan yang cukup, perjalanan yang berat dan berisiko dipandu tim SAR Sinjai, menolong dan mengevakuasi korban yang paling jauh dan belum tersentuh pertolongan medis sama sekali, Ia lah salah satu anggota tim yang paling tangguh, dengan semangat yang meluap-luap. Semakin berat medannya semakin tertantang ia untuk mengalahkannya. Ia memang laki-laki bersahaja yang tak kenal kata menyerah.&lt;br /&gt;Dalam banyak hal, saya masih saja mengaguminya, meski kini ia jauh dan dan tak pernah bersua lagi. Sampai tiba-tiba namanya muncul di facebook, seperti salah satu kegilaannya di asrama yakni sering diam-diam muncul dari jendela pada tengah malam lalu tiba-tiba berteriak atau tertawa-tawa. Ia memang lelaki langka dan unik. Saya buatkan saja tulisan ini sebagai ucapan selamat datang kepada salah satu sahabat terbaik. “Selamat datang bang Gani…akhirnya turun gunung juga…he..he..” -n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Untuk abang kami dr.Gani; Salam hormat dan rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunta Banggai, Ahad 25 April 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-2915073934137630904?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/2915073934137630904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/05/catatan-anak-asrama-selamat-datang-bang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2915073934137630904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2915073934137630904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/05/catatan-anak-asrama-selamat-datang-bang.html' title='Catatan Anak Asrama; Selamat Datang Bang...'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/TD0Z1r9z-1I/AAAAAAAAAMQ/_5Il6Yg-y-0/s72-c/gani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-2715318214420930926</id><published>2010-03-18T15:36:00.000+08:00</published><updated>2010-03-18T15:44:24.744+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tsunami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan perjalanan'/><title type='text'>Mengenang Lima Tahun Bencana Tsunami Aceh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S6HZwXP50kI/AAAAAAAAAMA/EqB4tU3Ktqc/s1600-h/aceh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S6HZwXP50kI/AAAAAAAAAMA/EqB4tU3Ktqc/s200/aceh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449876448992678466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun adalah jarak yang relatif cukup panjang untuk sebuah kenangan, namun tetap saja, bila ia hadir kembali, terasa segala kenangan itu seperti masih sangat basah, sebasah tanah yang belum kering dibasuh tsunami atau basah aroma kesedihan yang menggenang kuat ketika tiba pertama kali ke tanah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke Aceh pasca tsunami lebih dari sebuah perjalanan biasa, ini adalah perjalanan spiritual secara pribadi, ada banyak pelajaran dan hikmah dari peristiwa maha dahsyat itu. Tak ada hati yang tak bergetar menyaksikan keadaan di sana kecuali hati itu benar-benar telah mati. Ini tentang ke dahsyatan kekuatan Tuhan, tentang keteguhan jiwa, juga tentang persaudaraan yang dibuktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya pada anak-anak Aceh sedahsyat apa ketika petaka itu datang, cukuplah rasanya mereka mewakilkan kalimatnya, “ kami mengira pagi itu kiamat telah tiba”. Setelah tanah bergoyang kemudian sapuan gelombang tsunami tiba-tiba datang tanpa permisi, sekejap saja dalam gemuruh yang mengejutkan, pokok-pokok kayu patah, tiang-tiang sepakat bersujud, rumah dan gedung rata hanyut pergi jauh, jembatan rubuh dan menara-menara jatuh terpilin, siapakah yang lebih kuat dari itu. Setelah itu semua kemudian tersentak lagi pada kenyataan yang memilukan. Pada kehilangan yang dalam, saat semua pergi begitu cepat, hanya sekejap bahkan tak ada yang sempat berpamitan. Melihat sisa-sisa kejadian itu, bergetar dan mengakui ini hanyalah pekejaan Tuhan, kekuatan dahsyat yang tak tertandingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini Juga bertutur akan keteguhan jiwa, tentang kehilangan yang amat menguncang. Bapak yang ditinggalkan cinta dan kebanggaannya, sang istri dan anak-anaknya sekaligus, ibu yang kehilangan buah hatinya, dan anak yang bertahan dalam kesunyian hidupnya yang tiba-tiba karena ibu bapaknya pergi bersama tsunami entah kemana. Terkenanglah suatu sore di camp pengungsi Aceh Besar Gue gajah, ketika bertemu dengan seorang bapak yang berusaha memenangkan kesabaran dan berkuat untuk merapikan kembali sisa-sisa harapannya, saat tiba-tiba seluruh anggota keluarganya hilang, istri dan anak-anaknya, serta semua harta kepunyaanya, kemudian tersisa hanya ia sendiri. Ia memang lebih banyak diam, tapi ia juga tak ingin larut dalam kesedihan yang berlebih. Dan sang bapak tak menyerah, ia tak ingin rasa putus asa mengalahkan harapan dan imannya. Entah apakah kita sanggup sekuat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di tempat yang sama saat berbincang dengan seorang ibu, ia mengenang lagi, pagi itu ia sedang ke pasar membawa jajanan pisang gorengnya, ketika peristiwa itu terjadi dan semuanya berlangsung dengan sangat cepat, tiba-tiba, panik dan kacau balau, kemudian keajaibanlah yang membuat ia akhirnya bisa selamat dari amukan sang gelombang. Setelah itu tak pernah ia berjumpa lagi dengan anak-anaknya, dua minggu setelah tsunami waktu kami berbincang-bincang, setiap hari ia masih terus mencari-cari kabar dan tetap berharap ada berita baik yang membawa pesan tentang anak-anaknya. Meski kabar itu tak kunjung datang, namun ia tetap bersabar bahkan ia masih mampu meneguhkan dirinya, bahwa ia harus kuat, bukan hanya dirinya bahwa ada banyak yang lain sepertinya, masih lekat bagaimana ibu itu kemudian tersenyum diakhir penuturannya, justru sayalah yang menangis mendengar tuturnya yang menggetarkan. Mereka sungguh kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa kemudian ada satu dua yang terpuruk dalam kesedihan, menyerah pada nasib, namun kenyataannya mereka dominan adalah orang-orang yang teguh meninggikan keyakinan. Sungguh percaya akan kebiksanaan Allah pada setiap keputusan-Nya. Berserah sepenuhnya pada rencana-Nya. Di sinilah sebuah kenyataan dimana kesabaran menemukan orang-orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak sekedar itu, bahwa peristiwa ini telah membangkitkan solidaritas kemanusiaan yang sungguh mengagumkan, mungkin belum pernah semangat persaudaraan tersentak sedemikian kuat dan begitu massif di negeri ini dari ujung negeri terjauh sampai di pelosok, bantuan mengalir begitu ringan, tanpa pikir panjang, dan tak dibatasi lagi oleh sekat suku, agama, dan warna kepentingan. Sampai kemudian bantuan menumpuk hingga berbulan-bulan di posko dan pelabuhan akibat begitu banyak bantuan yang terkumpul. Demikian juga relawan yang datang mencurahkan apa yang bisa diberikannya, dengan segala macam spesifikasi dan spesialisasinya. Jadilah kota-kota di Aceh saat itu seperti kota relawan, setiap arah kita memandang hampir selalu saja ada relawan berdiri di situ. Bila peristiwa ini adalah ujian akan ikatan dan rasa persaudaraan kita, artinya kita telah berhasil melampaui ujian dan membuktikan rasa itu, satu rasa satu penanggungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah lima tahun telah berlalu namun setiap kenangan pada hari-hari itu masih saja terasa begitu dekat. Pada bocah-bocah bermata riang di tenda-tenda pengungsian yang belum mengerti sepenuhnya apa yang terjadi ketika berpesan dikirimkan baju pramuka saat kami berpamitan akan pulang, juga pada seorang ibu yang mohon dihadiahi sebuah nama untuk bayinya yang lahir dibawah tenda yang sungguh tak layak. Atau pada kenangan saat hadir berdiri di sisi pantai Lokh nga di sebuah pagi yang pilu, berdiri di antara reruntuhan dan jenazah yang belum dikubur. Angin di sana hening, entah ia turut bersedih atau mungkin juga hanya mengalun pelan berzdikir, bertasbih membelai pohon dan tiang-tiang yang rubuh bersujud mengalah. Dan pada semua ‘kekalahan’ itu terbaca terang kalimat Tuhan, bahwa sungguh tak ada yang berhak merasa besar selain-Nya, dan hanya kepada-Nya lah berserah dan kembali segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa…” ( Al qur`an Surah Ar- Ra’d : 15)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan kini lima tahun pasca Tsunami, semoga Aceh kita telah jaya kembali.-n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.” (Al qur`an Surah As-Sajdah : 15)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banggai, Awal Januari 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-2715318214420930926?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/2715318214420930926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/03/mengenang-lima-tahun-bencana-tsunami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2715318214420930926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2715318214420930926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/03/mengenang-lima-tahun-bencana-tsunami.html' title='Mengenang Lima Tahun Bencana Tsunami Aceh'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S6HZwXP50kI/AAAAAAAAAMA/EqB4tU3Ktqc/s72-c/aceh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-7246109180761013283</id><published>2010-02-09T13:09:00.000+08:00</published><updated>2010-02-09T13:17:41.229+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='papua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan perjalanan. Indonesia timur'/><title type='text'>Catatan Perjalanan; Terhadang Pasukan Perang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DvOUFXCBI/AAAAAAAAALg/OwOC2KjLrSs/s1600-h/suku.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 81px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DvOUFXCBI/AAAAAAAAALg/OwOC2KjLrSs/s200/suku.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436107779424585746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://malariana.blogspot.com/"&gt;Unik dan sedikit menegangkan pengalaman hari ini, pagi-pagi dalam perjalanan mobile clinic. Sepanjang jalan dekat sebuah wilayah menok (sebutan untuk masyarakat pribumi) suku Dani, orang-orang berkumpul, tak biasanya seperti ini. Sesaat kemudian mulai terlihat di sebuah perempatan, jalan terpalang yang di jaga petugas keamanan. Semakin dekat baru kemudian tersadar bahwa keadaan sedang tegang. Satu pasukan suku Dani lengkap dengan senjata panah sedang bersiap-siap untuk perang. Kepala suku sedang berorasi membakar semangat pasukannya. Ini pertama kali saya menyaksikan momen “heroik” seperti ini. Diikuti ritual mengaitkan jari tangan, entahlah mungkin itu sebagai simbol kesetiaan bertarung sampai akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memberanikan diri, saya dan seorang kawan berjalan mendekat menuju pasukan siap tempur itu, berharap ada peluang untuk memperoleh bantuan aparat untuk lewat. Namun sepertinya aparat berkonsentrasi melakukan negosiasi dengan para sesepuh suku. Beruntung kemudian seseorang mendekati kami, lelaki tua dengan sebuah badik panjang, yang rupanya seorang pasien yang pernah kami tangani. Beliau yang kemudian langsung berbicara kepada panglima pasukan dan seorang tokoh suku bahwa kami adalah tim medis yang sedang bertugas yang akhirnya memberikan kami jaminan untuk melalui palang batas yang terpasang. Tak buang waktu kami segera berlalu sebelum mereka berubah pikiran, serta masih tersisa rasa khawatir kalau saja ada anak panah yang tiba-tiba tersesat salah alamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat film-film kolosal zaman Troya atau kisah ksatria sahabat Rasul berabad-abad yang lalu. Pasukan itu terlihat begitu bersahaja memanggul panah-panah dan tombak. Sementara di luar sana, orang-orang telah ramai meributkan bom nuklir, senjata kimia dan biologis, bom curah dan rudal balistik interkontinental. Apakah saya tersedot lorong waktu menuju zaman berabad-abad yang lampau? Tapi pada kenyataannya saya benar-benar hadir di hari ini. Ada peradaban yang dikhianati waktu disini ditinggalkan dalam kebersahajaan yang paling melarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu yang membuat saya salut pada mereka, meskipun terlihat masih begitu primitif tapi mereka ternyata masih mempunyai komitmen dan penghargaan pada kemanusiaan. Buktinya mereka membolehkan kami sebagai tim medis melewati perbatasannya tanpa gangguan. Suatu hal yang sangat berbeda apa yang telah dilakukan sang bedebah Izrael yang terkenal mempunyai kehebatan dan kecanggihan sumber daya itu. Malah menghalangi serta menembaki para relawan kemanusiaan di perbatasan. Suatu tindakan tak beradab serta merupakan bentuk karakter primitive yang asli. Hingga saya bertanya, siapakah sebenarnya yang primitif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timika, Jumat 5 Juni 2009&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-7246109180761013283?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/7246109180761013283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/02/unik-dan-sedikit-menegangkan-pengalaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/7246109180761013283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/7246109180761013283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/02/unik-dan-sedikit-menegangkan-pengalaman.html' title='Catatan Perjalanan; Terhadang Pasukan Perang'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DvOUFXCBI/AAAAAAAAALg/OwOC2KjLrSs/s72-c/suku.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-3413358749245954837</id><published>2010-02-09T13:00:00.000+08:00</published><updated>2010-02-09T13:08:14.066+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Klinik MER-C'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maluku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jazirah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan koas'/><title type='text'>Jazirah Raja-Raja: Mengenang Kembali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DttKvY9dI/AAAAAAAAALY/8vZqewBuWoE/s1600-h/maluku+2.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 105px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DttKvY9dI/AAAAAAAAALY/8vZqewBuWoE/s200/maluku+2.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436106110469207506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://malariana.blogspot.com/"&gt;Hari yang luar biasa, ketika senja merapat dihantar rintik satu-satu, cahaya mentari yang sedang condong bersepakat dengan titik halus gerimis menghadiahi anak-anak pulau dengan sebuah pesona tak bercela, sebentuk pelangi. Sungguh mengagumkan sore itu, dari kejauhan di Pulau Tiga tampak lengkungan warna-warni memeluk negeri para raja-raja, Jazirah Leihitu Ambon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terkenang lagi, ketika seorang kawan mengabarkan bahwa hari ini ia akan bertolak kembali ke kota itu, Ambon. Dan ingin kupenuhi janji padanya untuk menuliskan sedikit kenangan tentang tanah itu. Pengalaman pertama selalu berkesan, itulah sebabnya begitu banyak kenangan di sana. Tanah yang pertama kali manadah kerja dan pengabdian yang tentu tak seberapa, tanah yang mengajarkan pelajaran-pelajaran kehidupan. Tanah yang menyuguhkan pesona budaya dan keindahan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuteguhkan langkah untuk memulai perjalanan waktu itu. Dan tepat ketika matahari menjenguk pagi, keemasan cahaya di ketinggian langit saat terlihat pertama kali tanah itu dari udara, sebuah tanah yang hijau di kawal pulau-pulau dibingkai garis putih pasir pantai disekelilingnya. Ini menjadi awal kekaguman yang tak pernah selesai akan keindahan tanah itu. Bila siang hari , dari bukit-bukit Batu Merah terlihat tak jauh di bawah sana teluk Ambon yang tenang, bila malam tiba, anak-anak disini seolah bisa memetik rembulan, Juga tampak Kuda Mati seperti pohon natal raksasa, setiap malam seperti ada pesta di depan Al-fatah dan Ai Paty, semua tersaji dari suwami (penganan dari ubi yang dihaluskan dan di kukus) dan ikan asar sampai gelang besi putih serta minyak wangi digelar hingga larut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan ke utara melintas di Durian Patah melewati jalan berkelok di puncaknya terlihat tanah besar diseberang, Pulau Seram. Bersua dengan negeri raja-raja dan para kapitan, bejejer-jejer di sini kampung-kampung tua dengan adat yang masih dipegang teguh, tersebutlah Jazirah Leihitu yang masyhur itu; Negeri Mamala, Morela, Hitu, Wakal, Hila, Negeri Lima, Ureng, Asilulu, dan yang lainnya. Negeri pesisir yang mempesona, diatasnya punggung bukit dengan pohon Pala berbaris-baris, sementara di sisinya yang lain, nyiur melambai-lambai dirayu angin dan belaian ombak. Pengaruh budaya Islam kuat terasa di sini, dari rumah tua lating batu dan lating gaba-gaba terdengar semarak suara rebana bernuansa timur tengah diiringi anak-anak berlatih tarian zamrah. Sebuah Mesjid Tua mungil nan kharismatik yang menjadi situs bersejarah di bangun tahun 1414 M, menuturkan Islam telah begitu lama hadir di nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebuah kesan yang begitu kuat dari perjalanan di tanah ini, adalah tentang gelora dan semangat yang unik. Masih segar dalam ingatan tentang peristiwa konflik bernuansa sara empat tahun lamanya, menjadi pelajaran berharga bagi orang-orangnya. Inilah yang terasa amat kuat, saat berinteraksi dengan mereka, para pelaku aksi-aksi kemuliaan, pembela izzah dan kehormatan darah serta iman. Sekian banyak dari mereka anak muda hingga para sepuh bersepakat, bahwa peristiwa berdarah itu adalah kemuliaan bagi tanah mereka, terpilih sebagai bumi jihad. Hari-hari yang panas itu telah mendidik mereka menjadi pemberani yang sesungguhnya. Mereka menertawakan kepengecutan sebagaimana jiwa khianat dikubur mati tanpa syarat. Hari itu cuma satu kalimat; isy kariman au mut syahidan (hidup dalam kemuliaan atau mati sebagai syuhada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ku sempatkan hadir juga, berdiri takzim di depan pusara para syuhada, ditemani para sahabat yang bertutur tentang nostalgia hari itu, saat barisan bershaf-shaf seperti benteng yang kokoh, saat takbir, tilawah dan dzikir susul meyusul dengan dentuman bom dan nyayian peluru. Tutur yang begitu bertenaga dan mengetarkan, tentang persaudaraan, tentang wangi darah, tentang takdir dan pertolongan Tuhan, tentang kematian yang indah. Berkali-kali kemudian hadir kembali ditempat itu, bersama sahabat-sahabat yang sama, mereka telah menitipkan sebuah pelajaran berharga, mengajarkan untuk tak lagi canggung untuk meminang cita-cita dalam doa; (Allahummarzuqna asy syahaadata fii sabiilika – Ya Allah karuniakanlah kepada kami syahid di Jalan-Mu)...Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua, Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- Salam buat kru klinik MER-C Ambon dan para ikhwah &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt; - Salam buat dr A. Tasrif  dan kelurga serta kawan-kawan semua di RS Al-Fatah Ambon.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt; - Salam buat dr Caki, dr Ika, dr Novi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-3413358749245954837?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/3413358749245954837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/02/jazirah-raja-raja-mengenang-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3413358749245954837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3413358749245954837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2010/02/jazirah-raja-raja-mengenang-kembali.html' title='Jazirah Raja-Raja: Mengenang Kembali'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/S3DttKvY9dI/AAAAAAAAALY/8vZqewBuWoE/s72-c/maluku+2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-1377466797780986192</id><published>2009-01-24T17:18:00.002+08:00</published><updated>2009-02-13T03:48:26.724+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='papua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MER-C'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Misi kemanusiaan'/><title type='text'>Sekuele Ekspedisi Misol; Sebuah catatan perjalanan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SZR48-1K2bI/AAAAAAAAALQ/03QjYPJauVc/s1600-h/DSC02316.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301995650375408050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SZR48-1K2bI/AAAAAAAAALQ/03QjYPJauVc/s200/DSC02316.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;" Dari Sabang sampai Merauke&lt;br /&gt;berjajar pulau-pulau&lt;br /&gt;sambung-menyambung menjadi satu&lt;br /&gt;itulah Indonesia”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lamat terdengar lagu ini, dari balik rumah berdinding kayu, membawa kenang ke masa kecil saat di halaman sekolah di bawah bendera. Selalu berulang lagu ini dibawakan dengan lantang membawa kebanggaan khas anak-anak akan negeri yang katanya kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu hari ini di sebuah negeri yang tanahnya dibelai ombak dan semilir anginnya membawa aroma samudra, ketika terdengar kembali lagu itu, lagu yang membangkitkan kembali rasa bangga, tapi tentu rasa bangga yang beda, bercampur haru dan syukur sekaligus kesadaran akan sebuah amanah yang besar dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspedisi Misol 15-22 Desember 2008&lt;br /&gt;Seperti tak ada kata yang dapat kutemukan untuk melukis dengan tepat keindahan negeri ini. Seolah disini adalah dunia lain, dunia yang hanya memelihara keindahan di atasnya. Inilah ekspedisi yang sungguh mengesankan, sepekan di Misol, seluruh hari hanyalah kekaguman yang tak selesai. Perjalanan ini adalah sebuah ekspedisi tim MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) bersama dengan TNC (The Nature Conservancy) dalam rangka memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang tersebar diwilayah ini sampai menyisir jauh di pulau-pulau kecil dan terpencil hingga perkampungan yang tersembunyi di muara dan selat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misol adalah sebuah pulau yang terletak di antara ratusan gugus pulau Kab Raja Ampat Papua Barat, berbatasan dengan Kepulauan Ternate di bagian barat, bersebelahan dengan Maluku di selatan, Samudra Pasifik di bagian Utara, dan daratan Papua di bagian timurnya. Dengan perairan yang terletak di jantung segitiga karang dunia menominasikannya sebagai pemilik sumber biota laut laut terkaya di dunia. Dan berhak menyandang sebagai salah satu situs warisan dunia yang harus dijaga dan dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusuri Misol adalah perjalanan yang membangkitkan rasa bangga yang haru, berjalan melintasi lautan di belantara pulau karang layaknya mutiara hijau yang di tebar begitu saja, kawanan lumba-lumba dan panorama bawah laut adalah keindahannya yang lain. Terlebih saat senja di laut Misol adalah pesona alam yang tak terbantahkan, cahaya jatuh dari langit membuat riak laut bersalut keemasan tak bertepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang menghadirkan sadar yang jujur, bahwa sejatinya betapa kaya negeri ini, luas terbentang laut dan pulau berselang-seling, dengan keindahan yang tak tanggung-tanggung. Namun satu pesan yang terbawa dari negeri indah ini, dari sekian banyak kampung yang dikunjungi, sumber daya manusia masih belum memadai, terkhusus bidang kesehatan umumnya masih sangat memprihatinkan, tak satupun dijumpai tenaga dokter. Dokter bagi mereka masih menjadi makhluk langka dan istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ini adalah sebuah tantangan bagi dokter-dokter muda idealis, yang hendak mendedikasikan diri bagi kemanusiaan. Hadir disini adalah sebuah bentuk pengabdian yang amat dinantikan.@anwasmer-c&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan Jaya-Misol Selatan, 19 Desember 2008 &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-1377466797780986192?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/1377466797780986192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/sekuele-ekspedisi-misol-sebuah-catatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/1377466797780986192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/1377466797780986192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/sekuele-ekspedisi-misol-sebuah-catatan.html' title='Sekuele Ekspedisi Misol; Sebuah catatan perjalanan'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SZR48-1K2bI/AAAAAAAAALQ/03QjYPJauVc/s72-c/DSC02316.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-3270926674956809667</id><published>2009-01-15T16:32:00.000+08:00</published><updated>2009-01-15T16:43:52.221+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='papua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MER-C'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Misi kemanusiaan'/><title type='text'>Misi Gempa Papua Barat; Kembali ke Distrik Abun</title><content type='html'>&lt;em&gt;Dikutip dari website MER-C&lt;/em&gt; (&lt;a href="http://www.mer-c.org/"&gt;http://www.mer-c.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sempat tidak bisa menepi ke Distrik Abun karena ombak yang besar, Tim MER-C esok harinya (6/1) mencoba kembali berangkat ke Distrik Abun dengan menggunakan speedboat. Cuaca pada hari itu lebih sedikit bersahabat walaupun ombak masih agak besar. Setelah menempuh 5 jam perjalanan laut, Tim MER-C (dr. Anwas Nurdin dan Bambang) akhirnya bisa mencapai Distrik Abun.&lt;br /&gt;Di Distrik Abun, Tim MER-C merupakan Tim medis pertama yang tiba di wilayah ini. Saat tiba di lokasi bencana tim medis MER-C bertemu dengan pasukan TNI. Daripengamatan Tim MER-C, di antara Distrik Saosapor dan Mega, Distrik Abun adalah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa.&lt;br /&gt;Hari itu, Tim MER-C mengunjungi 2 kampung, yaitu Kampung Wau dan Waibe. Di Wau sekitar 50 rumah (50 KK) mengalami kerusakan, terdiri dari 42 rumah rata dengan tanah, 8 rumah rusak parah. Untuk korban, di Wau ada 2 orang meninggal dunia, sementara 2 orang lagi harus di evakuasi oleh Tim MER-C ke RSUD Sorong. Jumlah pasien yang ditangani Tim MER-C di pengungsian sebanyak 35 orang.&lt;br /&gt;Sedangkan di Kampung Waibe, jumlah pasien yang berada di pengungsian berjumlah 66 pasien yang berasal dari 28 KK. Dari 25 rumah yang ada di kampung ini, 4 rumah rata dengan tanah, 13 rumah rusak berat, 1 gereja juga mengalami kerusakan. Untuk korban jiwa, 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat dan harus dievakuasi ke RSUD Sorong.&lt;br /&gt;Tiga pasien yang harus di evakuasi, dibawa oleh Tim MER-C dengan menggunakan speedboat ke RSUD Sorong untuk mendapat penanganan medis yang lebih baik.&lt;br /&gt;Esoknya (8/1), Tim MER-C (dr. Fikry kembali ke Distrik Abun lagi untuk mengunjungi kampung lain yang juga terkena gempa. Tim yang bertugas adalah dr Fikry dan Abdul Azis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-3270926674956809667?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/3270926674956809667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/misi-gempa-papua-barat-kembali-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3270926674956809667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3270926674956809667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/misi-gempa-papua-barat-kembali-ke.html' title='Misi Gempa Papua Barat; Kembali ke Distrik Abun'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-2469182362960226874</id><published>2009-01-15T16:23:00.000+08:00</published><updated>2009-01-15T16:31:41.763+08:00</updated><title type='text'>Misi MER-C untuk Gempa Papua Barat</title><content type='html'>&lt;em&gt;Di Kutip dari website MER-C&lt;/em&gt; (&lt;a href="http://www.mer-c.org/"&gt;www.mer-c.org&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski gempa sesekali masih terus mengguncang Manokwari dan sekitarnya, 5 relawan medis MER-C yang saat ini sedang bertugas di Klinik Sosial BNI dan MER-C wilayah Sorong tetap bergerak menuju wilayah Utara Sorong yang berbatasan langsung dengan Manokwari, wilayah yang diguncang gempa 7,2 SR pada hari Minggu (4/1) lalu. Kelima relawan MER-C BNI itu adalah  dr. Fikry Firdaus, dr. Anwas Nurdin, dr. Adianty Kartika, perawat Abdul Ajis dan Bambang. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sorong, akhirnya dr. Zackya Yahya Setiawan, Sp.Ok. (Koordinator MER-C untuk wilayah Indonesia Timur)  membagi relawan menjadi 3 Tim untuk disebar ke 3 wilayah di Sorong Utara yang terkena dampak gempa.&lt;br /&gt;Senin (5/1) pada pukul 07.00 pagi waktu setempat (1 hari paska bencana), Tiga Tim BNI MER-C bergegas ke lokasi bencana. Tim I terdiri dari dr. Fikry Firdaus dan perawat dari Dinkes Sorong bertugas ke Distrik Saosapor. Tim II terdiri dari dr. Adianty Kartika dan Perawat Abdul Ajis bertugas ke Distrik Mega. Dan Tim III dr. Anwas Nurdin dan Perawat Bambang bertugas ke Distrik Abun yang merupakan Distrik yang terdekat dengan Manokwari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ketiga Distrik ini ditempuh melalui jalur laut dengan masing-masing Tim menggunakan speedboat. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan ombak yang besar menyebabkan perjalanan terasa lebih lama dan panjang. Perjalanan ke lokasi memakan waktu sekitar 3 – 4 jam dengan speedboat. Perjalanan ke Distrik Abun yang memakan waktu paling lama, yaitu mencapai 5 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Tim III yang bertugas ke Distrik Abun dengan berat hati terpaksa harus kembali ke Sorong. Ombak yang besar menyebabkan speedboat yang ditumpangi Tim tidak dapat menepi ke pantai. Sementara 2 tim yang menuju Sausapor dan Mega, akhirnya berhasil menepi dan tiba di lokasi dengan selamat. Ternyata, Tim MER-C adalah Tim Medis pertama yang tiba di wilayah Saosapor dan Mega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan Tim MER-C, di Distrik Sausapor sekitar 53 bangunan warga rusak akibat gempa dan 8 orang mengalami luka sedang. Tim MER-C segera mengunjungi titik-titik pengungsian di masing-masing Distrik dan melakukan pengobatan. Situasi pengungsian masih ramai. Warga mengaku masih takut pulang ke rumah mereka karena gempa susulan yang masih kerap terjadi. Di Distrik ini Tim MER-C memberi pelayanan medis kepada 100 orang korban gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Distrik Mega, Tim MER-C juga mengunjungi titik-titik pengungsian dan memberi pelayanan medis pada sekitar 43 pengungsi korban gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyusuri titik-titik pengungsian, esok harinya (6/1) Tim I dan Tim II memutuskan untuk kembali ke Sorong guna mempersiapkan obat-obatan tambahan dan mencari informasi wilayah lain yang belum terjamah bantuan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya kedua Tim MER-C di Sorong, Dinkes  Kabupaten Sorong langsung meminta relawan MER-C untuk bergabung dengan Tim Dinkes Sorong karena Dinkes akan membagi-bagikan bantuan logistik ke tempat-tempat pengungsian di kabupaten Sorong yang juga terkena dampak gempa. Relawan Medis MER-C dalam kegiatan ini bertugas untuk memberi pengobatan kepada pengungsi. Dr. Zackya Yahya selaku Koordinator Tim MER-C saat itu langsung menugaskan dr. Fikry Firdaus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Tim MER-C juga terus berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Papua Barat untuk mencari informasi wilayah-wilayah yang belum terjamah bantuan medis khususnya di wilayah Manokwari. Menurut informasi, Pemerintah Pusat dan beberapa lembaga sudah mengirimkan bantuan ke wilayah ini. Untuk itu Tim MER-C siap membantu apabila masih ada wilayah-wilayah di Manokwari yang belum terjamah bantuan. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-2469182362960226874?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/2469182362960226874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/misi-mer-c-untuk-gempa-papua-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2469182362960226874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/2469182362960226874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2009/01/misi-mer-c-untuk-gempa-papua-barat.html' title='Misi MER-C untuk Gempa Papua Barat'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-3162349045089630645</id><published>2008-12-30T09:24:00.000+08:00</published><updated>2008-12-30T10:10:16.833+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='save palestina'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MER-C'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><title type='text'>Selamat Bagimu Palestina</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tak be&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SVl-Ia2g12I/AAAAAAAAAKM/Zvicldt7_5w/s1600-h/43201346xl6_c100x90.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285394320808007522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 120px; CURSOR: hand; HEIGHT: 100px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SVl-Ia2g12I/AAAAAAAAAKM/Zvicldt7_5w/s200/43201346xl6_c100x90.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;rhenti mengepul asap mesiu dan dentuman bom mengiringi hari-harimu Palestina, layaknya itu hanyalah hiasan langit dan instrument musik harian yang tak mengusik tidur bocah-bocah bersahaja di sana. Hari ini asap itu membumbung lebih tinggi, dan rentatan peluru dan bom berirama lebih cepat, Namun semangat perlawananmu terlanjur melesat lebih tinggi, takbir dan tilawahmu membuat bisu peluru dan bombardir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kucapkan selamat kepadamu wahai bapak-bapak palestina, yang terlebih dahulu menyerahkan darah dan jiwa membela tanah dan keyakinan. Yang telah menitipkan semangat bagi generasi pemberani dan tak lagi menyisakan rasa takut kecuali bagi Rabb semesta Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuucapkan selamat bagimu wahai ibu-ibu Palestina, yang telah melahirkan sekian ribu pahlawan tak habis-habis. Ibu yang membesarkan anak untuk melepas mereka, menjemput impian tertinggi dan terindah yaitu syahid. Ibu yang tak ingin mempercayai perasaan-perasaannya dan masih tersenyum bangga melihat tubuh anaknya terkoyak dengan peluru. Ibu yang telah menancapkan kerinduan kepada jihad bagi anak-anak yang amat belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuucapkan selamat untukmu wahai bocah-bocah palestina, yang merelakan taman dan waktu bermain untuk belajar melempar batu, mengumpulkan uang untuk membeli senjata agar kelak kau gunakan untuk membalas sang biadab itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuucapkan selamat untukmu wahai pemuda dan pemudi palestina, yang dengan senang hati menjadi tentara-tentara tak terbendung, anak-anak muda yang antri menanti giliran menggapai syahid. Belajar puisi dan arimatika adalah masa lalu bagimu, kini yang ada hanyalah pelajaran strategi serta merakit bom dan peluru kendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bagimu Palestina, tanah yang di berkahi dan terpilih menjadi bumi jihad, dan tak kan berhenti perjuangan sampai yahudi terlaknat itu di kalahkan, bahkan hingga batu bicara “ ini dia yahudi dibelakang saya, datang dan bunuhlah”. Sungguh kebatilan akan binasa dan al Haq pasti menang. Allahu akbar !!! –nuas-&lt;br /&gt;30 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusul Serangan udara Israel (Laknatullah Alaih) ke Gaza, MER-C akan mengirimkan Tim Medis untuk membantu para korban. Salurkan bantuan kawan-kawan untuk palestina melalui:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BCA, a.n. Medical Emergency Rescue Committee&lt;br /&gt;No. Rek. 686.0153678&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Muamalat Indonesia (BMI), a.n. MER-C&lt;br /&gt;No. Rek. 301.00521.15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Syariah Mandiri (BSM), a.n. Medical Emergency Rescue Committee&lt;br /&gt;No. Rek. 009.0121.773&lt;br /&gt;Informasi lebih lengkap silahkan dillihat situs MER-C: www.mer-c.org&lt;a href="http://malariana.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-3162349045089630645?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/3162349045089630645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/12/selamat-bagimu-palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3162349045089630645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3162349045089630645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/12/selamat-bagimu-palestina.html' title='Selamat Bagimu Palestina'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SVl-Ia2g12I/AAAAAAAAAKM/Zvicldt7_5w/s72-c/43201346xl6_c100x90.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-6743199499012897568</id><published>2008-12-04T17:27:00.000+08:00</published><updated>2008-12-21T14:17:20.679+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='papua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjalanan'/><title type='text'>Serpihan Jejak</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SU3e4JmRR3I/AAAAAAAAAKE/d_y3zj_yAzo/s1600-h/DSC01393.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282122994205935474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SU3e4JmRR3I/AAAAAAAAAKE/d_y3zj_yAzo/s200/DSC01393.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila kalimat sempat jeda, bukan karena perjalanan telah usai atau kehilangan kata-kata namun sering waktu terlalu terburu-buru untuk sekedar menyimak cerita. Maka kucoba kembali bertutur disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tentang perjalanan, dari tanah nan elok Ambon, langkah kini menjejak tanah nan kaya Papua. Tanah yang dari ketinggian udara terlihat sebagai mutiara hijau yang memukau, di pagari sebaran pulau-pulau menghias permadani laut biru yang terhampar luas. Sebuah maha karya dengan keindahan surgawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ingin kututurkan sebuah lagu lama, yang bernyanyi sendu tentang sebuah tragedi. Inilah kenyataannya, di sebuah tanah yang setiap jengkalnya adalah anugrah, anak- anak negeri menghabiskan hari dengan ironi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan alam tanah ini tak terbantahkan, di sini ladang berisi gas alam, membuat sumur untuk menguras minyak, menggali tanah untuk mengambil batu bara dan emas, hutannya penuh dengan kayu pilihan. Jangan tanya tentang lautnya, dengan posisi pada salah satu kaki segitiga karang dunia, membuatnya melimpah kekayaan dan keindahan. Pada tanah, air dan gasnya terdapat karunia yang tak habis-habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan heran, di sisi jalan dengan pipa berisi minyak dan gas yang membentang berpuluh-puluh kilometer, anak-anak negeri berjalan tanpa alas kaki, berpakaian tak selayaknya, bermandi debu yang diterbangkan oleh kendaraan orang orang pabrik lalu lalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, teringat pagi itu ketika langkah sejenak terhenti oleh sebuah bendera yang berkibar, di tengah pelosok, membuat tersadar, bahwa di sini berdera masih sama dengan warna bendera kita, merah dan putih sewarna darah dan tulang kita. Tak ada warna yang lain. Namun kibarnya tak segagah dengan kibar bendera di tanah lain di negeri ini, mungkinkah ini adalah isyarat atau sebuah bahasa yang lain akan ketidak mengertian kenapa masih ada beda antara tanah timur dan barat??. Wallahu alam.-nuas-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua, Oktober 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-6743199499012897568?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/6743199499012897568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/12/serpihan-jejak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6743199499012897568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6743199499012897568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/12/serpihan-jejak.html' title='Serpihan Jejak'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jEUC1TXmHtg/SU3e4JmRR3I/AAAAAAAAAKE/d_y3zj_yAzo/s72-c/DSC01393.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-6371497543930973023</id><published>2008-10-17T06:07:00.000+08:00</published><updated>2008-10-27T11:00:40.151+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='miskin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamkesmas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamkesda'/><title type='text'>Miskin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:3w8eif7EXolgyM:http://www.acehinstitute.org/images/09miskin20rahil_pikiranrakyat.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 153px; height: 152px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:3w8eif7EXolgyM:http://www.acehinstitute.org/images/09miskin20rahil_pikiranrakyat.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat ini makin banyak kulihat orang miskin berseliweran di penjuru kota. Warga miskin dari pelosok kampung berlomba-lomba menuju magnet kota berganti KTP menjadi warga miskin kota, kalaupun mereka punya KTP. Hal ini kurasakan sekali ketika bertugas di rumah-rumah sakit pemerintah. Mereka berdatangan tiada henti, seolah-olah tempat favorit mereka kalau bukan di jalanan ya di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidaklah terlalu mengherankan. Seiring program pemerintah yang mengutamakan pendidikan dan kesehatan, maka akses mereka terhadap pelayanan kesehatan semakin diusahakan dipermudah. Meski gembar gembor keberpihakan pada warga miskin telah lama terdengar sejak pemerintahan yang lalu-lalu, baru beberapa tahun ini realisasi slogan-slogan itu mulai terlihat di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:53dF9e6dnJbRiM:http://sehatuntuksemua.files.wordpress.com/2008/05/kartu-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:53dF9e6dnJbRiM:http://sehatuntuksemua.files.wordpress.com/2008/05/kartu-2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa saat lalu pemerintah telah menghapus program Askeskin, yakni asuransi kesehatan buat masyarakat miskin yang ternyata menjadi lahan korupsi bagi pengelola yang terlibat. Sebagai ganti pemerintah menelurkan program JAMKESMAS (pemerintah pusat) dan JAMKESDA ( pemerintah daerah) yang tidak lagi diwakilkan pada suatu instansi tertentu seperti PT. ASKES pada askeskin yang lalu. Hal ini katanya untuk menghindari penyalahgunaan dana dan lebih luasnya jangkauan pelayanan kesehatan terhadap warga miskin kita. Menurut pantauanku yang tidak terlalu akurat ini,program ini sudah cukup banyak membantu warga, meski masih ada beberapa kekurangan yang bisa jadi bahan evaluasi kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kekurangan yang mata ini sempat meliriknya adalah seperti berbelit-belit dan ribetnya pengurusan berkas untuk mendapat keterangan sebagai orang miskin yang berhak atas jamkesmas/da. Syukur-syukur kalau si miskin cukup baik dalam berkomunikasi. Beberapa kudapatkan ada yang tidak pandai  berbahasa Indonesia dan parahnya tidak bersanak lagi, home alone gitu deh ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang seperti inilah yang sering membuat kita miris dalam merawat.  Hendak diberikan tindakan kesehatan yang cepat namun terhalang administrasi. Karena pengambilan obat dan alat-alat serta izin rawat inap, semua membutuhkan surat-surat tanda miskin tersebut. Masalah ini disikapi beberapa senior kita di beberapa rumah sakit dengan menyiasati menyediakan semacam troli/tempat cadangan obat-obat dan peralatan kesehatan yang bisa diambil sewaktu-waktu bila ada kegawat daruratan yang membutuhkan pertolongan cepat pada pasien seperti tadi. Obat-obatan pertolongan pertama dan obat-obatan khusus sesuai spesialisasi mesti ada disana. Hal ini sangat menolong sekali menurutku dan bisa kita contoh bila kita telah bertugas nantinya, terutama di daerah perifer dimana ketersediaan obat dan alat sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian cadangan obat untuk pasien Jamkesda dan jamkesmas ini sangat terbatas, tidak sebanding dengan jumlah kunjungan pasien. Demikian pula dengan alat-alat kesehatan. Tidak jarang, mereka tetap harus membeli obat dan peralatan, terutama obat-obatan tertentu yang memang tidak disubsidi. Yang kemudian menjadi permasalahan adalah kalau mereka benar-benar tidak mampu membeli maka solusinya bagaimana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan lainnya yang sangat mengganggu adalah seringkali kujumpai pasien yang mengaku miskin ini, datang dengan surat-surat dan berkas miskin yang lengkap, selidik punya selidik ternyata punya kondisi ekonomi yang cukup baik. Nah mengapa hal ini bisa terjadi ?? tanyakan saja sama Pak lurah, rt, dan rw, Kata Ebiet G. Ade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di atas segalanya saya sangat berharap kita semua dapat memberikan yang terbaik dari diri kita terhadap pasien-pasien JPS ini. Meski status kita ini masih ada yang koas -yang entah sampai kapan berakhir- dengan wewenang yang masih sangat terbatas, tapi mudah-mudahan bisa kita abdikan wewenang itu dengan sebaik-baiknya. Karena merekalah guru sejati kita. Mengizinkan kita mengutak atik tubuh dan jiwa mereka yang sakit itu dengan ilmu kita yang belum seberapa ini. Memberikan harapan mereka pada diri kita yang dipanggilnya dottoro ini. Membagikan keluh kesah mereka yang selama ini hanya ada dalam versi 2 dimensinya saja dalam buku-buku kuliah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka ini apa adanya. Mereka ini kebanyakan polos. Kepolosan yang selalu menawan jiwa. Kepolosan yang juga jadi jarahan mereka-mereka yang serakah. Sayangilah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia ... makmurlah suatu saat nanti. (mudah-mudahan malaikat ada yang ikut mengamini, soalnya katanya lebih makbul).  Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-6371497543930973023?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/6371497543930973023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/10/miskin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6371497543930973023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/6371497543930973023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/10/miskin.html' title='Miskin'/><author><name>halfian</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://images.halfian.multiply.com/image/8/photos/10/1200x120/99.jpg/c3960634.jpg?et=00U%2CpY9nEu1HHoIBfVQPvA'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-5785967820701135463</id><published>2008-07-31T10:08:00.000+08:00</published><updated>2008-07-31T11:22:21.758+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='labuang baji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan koas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kamar bersalin'/><title type='text'>Sebuah catatan dari kamar bersalin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kutatap mata sang ibu yang sedang terbaring meregang nyawa, menghantarkan janinnya ke mayapada&lt;br /&gt;Diriku gemetar selaksa kali melihat langsung keajaiban proses ini&lt;br /&gt;Gemetar mengingat diriku pernah serupa janin itu&lt;br /&gt;Gemetar mengingat Bundaku pernah berjihad seperti ibu itu&lt;br /&gt;Kutatap mata yang syahdu, menahan derita, berjuang mulia.&lt;br /&gt;Kutatap mata yang balas menatapku, ada surga disana&lt;br /&gt;Konyol, inginku mengalirkan bantuan lewat tatapan mata ini, mencoba meringankan derita&lt;br /&gt;Tapi disana ada tahap dimana hanya ada hak prerogratif sang bunda&lt;br /&gt;Kuhanya bisa mengalirkan empati lewat mata ini dan sedikit manipulasi di jalan lahir&lt;br /&gt;Tersadar adalah hanya Empunya kehidupan yang bekerja dibalik sebuah mukjizat akbar&lt;br /&gt;Ia yang mencipta, Ia yang Mengasihi dan ia yang manyayangi mahluknya&lt;br /&gt;Lalu, kutengok perempuan lain di kiri kananku&lt;br /&gt;Batinku berdesah hormat pada mereka .... terlebih pada mereka-mereka yang ikhlas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Makassar, 31 july 08 - Dari VK Labuang Baji&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-5785967820701135463?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/5785967820701135463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/sebuah-catatan-dari-kamar-bersalin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/5785967820701135463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/5785967820701135463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/sebuah-catatan-dari-kamar-bersalin.html' title='Sebuah catatan dari kamar bersalin'/><author><name>halfian</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://images.halfian.multiply.com/image/8/photos/10/1200x120/99.jpg/c3960634.jpg?et=00U%2CpY9nEu1HHoIBfVQPvA'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-897117853992419639</id><published>2008-07-28T18:46:00.001+08:00</published><updated>2008-07-28T19:25:48.696+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><title type='text'>Mengenang dr.Risnawati Hasanuddin `Articulatio`</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Seorang Sahabat yang Pulang Lebih Awal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SI2sZrjq0XI/AAAAAAAAAIM/AJozABY0eYY/s1600-h/selamat.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SI2sZrjq0XI/AAAAAAAAAIM/AJozABY0eYY/s200/selamat.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228024299636052338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sengaja kami mencatatmu di halaman "rumah pemaknaan" ini, agar tak lekang kenang dan tetap tumbuh semangat dan harapanmu membersamai jalan pengabdian ini.&lt;br /&gt;Hari itu, sebenarnya kami tak ingin percaya pada kabar yang tiba,meski sepenuhnya kami sadar tak ada bisa membantah kenyataan. Baru empat hari sebelumnya, engkau tegas mengangkat sumpah. untuk sebuah pengabdian bagi kemanusiaan. Lalu takdir menjawabnya dengan tiba-tiba bahwa engkau harus "pulang". Kami seolah gentar melepasmu.&lt;br /&gt;Namun hadir  juga pada akhirnya, untuk datang takzim memberi hormat pada yang terakhir kali mengantar pergimu yang tak kembali. Serangkai doa dari hati, kami lesatkan menembus awan dan petala langit.&lt;br /&gt;Sekarang kami tak ingin mengenangmu dalam sedih, dan tentu kaupun berharap demikian. Dan sebab karya dan amal harus diteruskan. Esok hari, bila satu dua kawan datang singgah di rumah ini, mereka akan kembali mengenangmu; tentang senyummu, tentang canda dan riangmu, tentang teguhmu, dan tentu saja tentang semangat dan cita-citamu. Yang kami tahu, bahwa meski hadirmu tak lagi menyertai kami, namun semangat dan cita-citamu mengalir bersama semangat dan cita-cita kami. Maka sejatinya tak ada yang pergi dari hati.&lt;br /&gt;Komitmen yang telah kau patri juga adalah milik sekian ribu anak negeri yang telah mengikat janji. Maka  idealismemu tak mati dan tetap tumbuh...lestari.&lt;br /&gt;Istirahatlah dengan tenang engkau di sana...sahabat.-nuas-&lt;br /&gt;                                                                                                      &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Batu Merah-Ambon, Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-897117853992419639?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/897117853992419639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/mengenang-drrisnawati-hasanaddin.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/897117853992419639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/897117853992419639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/mengenang-drrisnawati-hasanaddin.html' title='Mengenang dr.Risnawati Hasanuddin `Articulatio`'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SI2sZrjq0XI/AAAAAAAAAIM/AJozABY0eYY/s72-c/selamat.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-3308685946439129278</id><published>2008-07-26T14:34:00.000+08:00</published><updated>2008-07-26T15:05:15.762+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat datang'/><title type='text'>Bergabung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SIrL-3PzKlI/AAAAAAAAAIE/db7U7AWvNWs/s1600-h/nuas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SIrL-3PzKlI/AAAAAAAAAIE/db7U7AWvNWs/s200/nuas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227214598359427666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya datang juga...ajakan untuk bergabung di team blog bersahaja ini. Setelah beberapa waktu yang lalu, ketika saya menyampaikan khayalan tentang team blog untuk mengakomodasi suara kawan-kawan yang berpencaran di ranah pengabdian kepada seorang sahabat ( phiank), yang seperti gayung bersambut rupanya ia telah lama punya mimpi yang sama. Maka iapun langsung mengarsiteki blog ini, yang disediakan sebagai rumah intelektual bersama, tempat berbagi cerita, setelah perjalanan kemana-mana, bertemu banyak orang, dan merasakan banyak pengalaman, dan kembali ke rumah ini bertukar cerita, menularkan semangat dan idealisme,  atau sekedar berceloteh tentang rindu, cinta dan cita-cita.&lt;br /&gt;Maka saya pun tak ingin berlama-lama untuk segera mengindahkan  undangan ini. Sebagai pembuka, dari tanah nan elok , di negeri raja-raja, Pulau  Ambon  manise. Salam hormat kepada teman-teman semua.&lt;br /&gt;Ilmu, Iman dan Amal padu mengabdi.&lt;br /&gt;                                                                                                                  &lt;span style="font-size:85%;"&gt; Batu Merah- Ambon, Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-3308685946439129278?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/3308685946439129278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/akhirnya-datang-juga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3308685946439129278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/3308685946439129278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/akhirnya-datang-juga.html' title='Bergabung'/><author><name>Anwas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_jEUC1TXmHtg/SIrL-3PzKlI/AAAAAAAAAIE/db7U7AWvNWs/s72-c/nuas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1519679605878747339.post-4596440572299424422</id><published>2008-07-20T06:48:00.000+08:00</published><updated>2008-07-24T04:38:02.060+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat datang'/><title type='text'>Penulis Malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_61z7Sbyj2SY/SIeV9OSLGeI/AAAAAAAAARI/ntkboF3FK9w/s1600-h/penulis+malam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_61z7Sbyj2SY/SIeV9OSLGeI/AAAAAAAAARI/ntkboF3FK9w/s200/penulis+malam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226310771625630178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Blog ini dilahirkan di Tamalanrea pada sebuah warung internet yang cukup nyaman buat fisik, jiwa dan dompet seorang koas. Ditemani segelas Cappucino hangat dan iringan irama Losquin dengan judul &lt;a href="http://www.imeem.com/halfian/music/G2rrhQi4/will_ferial_wariwaria/"&gt;wari-waria&lt;/a&gt;, amboiii, menggelitik jiwa ini yang selalu rindu akan kebebasan untuk menuangkan secuil ide lewat media blog.&lt;br /&gt;Umpan buat kawan-kawan sejawat demi kemajuan bangsa ini. Mari berkarya dan berkarya. Hidupkan Budaya menulis&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat adanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1519679605878747339-4596440572299424422?l=diaridokter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diaridokter.blogspot.com/feeds/4596440572299424422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/pembukaan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/4596440572299424422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1519679605878747339/posts/default/4596440572299424422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diaridokter.blogspot.com/2008/07/pembukaan.html' title='Penulis Malam'/><author><name>halfian</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://images.halfian.multiply.com/image/8/photos/10/1200x120/99.jpg/c3960634.jpg?et=00U%2CpY9nEu1HHoIBfVQPvA'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_61z7Sbyj2SY/SIeV9OSLGeI/AAAAAAAAARI/ntkboF3FK9w/s72-c/penulis+malam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
